Jumat, 30 Oktober 2009

MENGATASI AMARAH DENGAN CARA YANG BENAR

Kalau Anda bertanya kepada rata-rata orang, "Apakah yang Anda cita-citakan bagi dunia?" mungkin ia akan menjawab, "Damai". Seseungguhnya, banyak orang menginginkan damai bukan saja bagi dunia pada umumnya, melainkan juga bagi kehidupan pribadi mereka masing-masing. Damai merupakan salah satu kerinduan manusia yang terdalam. Itulah keinginan semua orang. Itulah kata yang diucapkan setiap politikus dan pemimpin dunia. Damai itulah yang pada akhirnya diinginkan oleh setiap hati.

Tetapi damai bukanlah kondisi hidup sebagian besar penduduk dunia - baik secara pribadi maupun secara bersama-sama.
Kita hidup di dunia yang penuh dengan kemarahan dengan bermacam-macam ekspresinya, mulai dari penembekan dari mobil yang melaju, hingga amukan di jalan ....... mulai dari kekerasan di sekolah hingga penjara yang penuh sesak ........ mulai dari geng-geng remaja hingga segala bentuk pelecehan ....... kita melihat bukti setiap hari dari kemarahan di sekeliling kita.
Apakah Alkitab mengajarkan sesuatu tentang amarah dan cara yang benar untuk menanganinya agar kita mempunyai damai? Tentu!

Tidak ada komentar: