"Siapakah aku ini Tuhan? Jadi biji mata-Mu, Dengan apakah kubalas Tuhan?
S'lain puji dan sembah Kau?..."
Sepotong lirik lagu di atas sangat familiar kita dengar. Tapi apakah kita mengerti arti syair tersebut? Kebanyakan orang hanya berpikir dan mengerti bahwa mereka hanya manusia biasa yang Tuhan ciptakan. Pikiran tersebut sebenarnya tidaklah salah karena kita memang ciptaan-Nya, namun yang lebih benar adalah kita manusia ciptaan Tuhan yang paling unik dan paling mulia, kenapa tidak? Tuhan menjadikan kita seturut dengan gambar dan rupa-Nya (Kejadian 2:27).
Tuhan menciptakan manusia dari debu dan tanah lalu menghembuskan nafas hidup-Nya agar manusia itu hidup. Tidak hanya menciptakan bahkan Tuhan juga memelihara hidup kita seperti biji mata-Nya. Biji mata adalah anggota tubuh yang paling di jaga dengan baik. Ungkapan seperti biji mata-Nya berarti bahwa Tuhan menjaga kita dengan begitu baik dan hati-hati. Tidak sekalipun Dia meninggalkan kita.
Adapun manusia yang hidup mempunyai tujuan dalam hidupnya. Sama halnya dengan Tuhan, Ia mempunyai tujuan menciptakan manusia, yaitu untuk memuliakan nama Tuhan seperti yang Paulus katakan dalam kitab Roma 11:36, "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Pada saat ini mari kita renungkan, betapa Tuhan sudah menciptakan kita berharga di mata-Nya, apakah kita sendiri menghargai diri kita atau selalu merasa diri rendah dan tidak menghargai? Dan sudahkah hidup kita memuliakan Tuhan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar