Rabu, 28 Oktober 2009

SIAPAKAH MANUSIA ITU...?

Pandangan iman Kristen tentang manusia sangat berbeda dengan pandangan umum tentang manusia. Sebelum kita melihat Pandangan iman Kristen tentang manusia, kita akan melihat pandangan umum tentang manusia. Ada 3 pandangan non Kristen tentang manusia:
 1. ANTROPOLOGI IDEALISTIK yang beranggapan bahwa manusia pada dasarnya adalah roh dan tubuh fisiknya merupakan hal yang asing bagi natur sejatinya. Pandangan ini kita temukan dalam filsafat Yunani kuno di mana tokohnya bernama Plato berkata "Apa yang nyata dari manusia adalah intelektualnya atau rasionya yang merupakan percikan illahi di dalam diri seseorang yang akan terus bereksistensi bahkan setelah tubuhnya mati. Sedangkan tubuh fisik manusia adalah sesuatu yang rendah bahkan tubuh ini merupakan penghambat bagi roh, bahkan seseorang akan lebih baik jika tidak memiliki tubuh. Orang-orang ini mengajarkan kekekalan jiwa tetapi menyangkal kebangkitan tubuh.
2. ANTROPOLOGI MATERIALISTIK, manusia terdiri dari unsur-unsur materi, sedangkan kehidupan mental, emosional dan rohnya hanya merupakan produk sampingan dari struktur materialnya. Pandangan ini kita temukan dalam Marxisme. Kaum Marxis mengatakan bahwa manusia hanya sebuah produk alam dan tidak diciptakan menurut gambar Allah - bahkan mereka pun menolak keberadaan Tuhan sebagai Sang Pencipta segala sesuatu. Manusia tidak bisa dituntut pertanggung jawabannya sebagai pribadi, dan kejahatan itu muncul bukan dari pribadi manusia itu sendiri, tetapi dari struktur masyarakat. Di dalam pandangan ini, kita menemukan penolakan terhadap dosa keturunan.
3. PANDANGAN SKOLASTIK. Pandangan yang mencoba menggabungkan antara antropologi Kristen dengan filsafat Aristotelian sehingga perpaduan ini menghasilkan suatu pemikiran yang tanpa kita sadari masih mempengaruhi kita misalnya, ada anggapan umum diantara orang-orang Kristen bahwa "dosa-dosa daging" (seperti perzinahan) jauh lebih serius dari pada "dosa-dosa roh" (seperti kesombongan, kecemburuan, keterpusatan pada diri sendiri, rasisme dan lain sebagainya). Anggapan ini muncul dari pandangan bahwa akar utama kejahatan terletak pada daging. Padahal iman Kristen tidak membedakan kedua macam dosa tersebut. Namun, konsep inilah yang secara implisit terdapat dalam antropologi Skolastik.....

2 komentar:

I ♥ DORAEMON mengatakan...

Hiduup Om Tommyy..
HoReee..
><

Pdt. Tommy Lantang mengatakan...

@ Grace. Terima kasih..Tuhan Yesus memberkati....